English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Instalasi Samba dari kode sumber

.

Untuk Slackware, Binary Samba Versi 2.6 secara default sudah diinstal pada saat instalasi awal. Untuk mengecek apakah Slackware Anda sudah ada Samba atau belum, bisa dilakukan dengan cara :

$ whereis smbd

$ whereis nmbd

Atau cek file rc yang menginisialisasi Samba (rc.samba) pada saat booting :

$ cd /etc/rc.d

etc/rc.d $ ls -l

Jika tidak ditemukan, Anda dapat menginstall lewat CD dengan pkgtool. Beberapa catatan tentang Binary Samba yang disertakan dalam distribusi Slackware, akan dibahas pada akhir bagian intstalasi. Untuk instalasi secara umum, dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

  1. Download Distribusi Samba

    Daftar server yang menyediakan distribusi Samba dapat dilihat di ftp.samba.org atau
    http://www.samba.org. Mirror server tersedia hampir seluruh dunia dan Anda dapat memilih yang terdekat. File yang harus didownload adalah :

    samba-versi-terakhir.tar.gz

    Saat buku ini ditulis versi terakhir dari Samba adalah 2.0.7 (samba-2.7.0.tar.gz).

  2. Ekstraksi file

    File yang Anda download masih berupa tar ball yang dikompress. Untuk mengekstraknya, Anda dapat jalankan langkah :

    $ mkdir /usr/local/src

    $ cp samba*.tar.gz /usr/local/src

    $ gzip samba*.tar.gz | tar xvf -

    Catatan :

    Pengguna Linux pada umumnya menggunakan direktori /usr/local untuk menyimpan semua pogram baru. Direktori ini biasanya mempunyai struktur direktori root seperti /usr/local/bin, /usr/local/etc, /usr/local/docs. Dalam lingkungan jaringan, direktori ini biasanya diset untuk dapat ditulis oleh beberapa user dan dieksekusi oleh semua user.
  3. Baca Dokumentasi

    Sebelum memulai instalasi, biasakan untuk membaca dokumentasi terlebih dahulu. Setelah Anda ekstrak Samba, dokumentasi dapat dilihat di direktori utama Samba. Beberapa file yang perlu dibaca :

    README

    WHATSNEW.txt

    Docs/textdocs/UNIX_INSTALL.txt

  4. Konfigurasi Samba

    Sebagaimana proses standar dalam instalasi aplikasi berbentuk source di Linux, mulai dengan configure. Jalankan semua proses instalasi sebagai root, atau Anda akan terima pesan :

    Configure: warning: running as non-root will disable some test

    Menjalankan proses instalasi dengan user root akan lebih memastikan aplikasi Samba terinstal dengan baik.

    /usr/local/src$ su -

    password :

    /usr/local/src # cd samba-2.0.7 (direktori utama hasil ekstraksi)

    /usr/local/src/samba-2.0.7# ./configure

    /usr/local/src/samba-2.0.7# make

    /usr/local/src/samba-2.0.7# make install

    Selesai proses instalasi, Samba akan menyimpan filenya dalam beberapa direktori di dalam direktori utama /usr/local/samba


Table: Direktori Samba
Direktori Keterangan
/usr/local/samba Direktori utama
/usr/local/samba/bin File Binari yang dapat dieksekusi
/usr/local/samba/lib File konfigurasi Samba
/usr/local/samba/man Dokumentasi
/usr/local/samba/private Password Samba yang terenkripsi
/usr/local/samba/SWAT File SWAT
/usr/local/samba/var File sementara yang selalu berubah saat Samba berjalan. Misal file log, file shared memory dsb.





lintasberita

Share |

0 comments:

Poskan Komentar

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar anda Untuk Perbaikan Blog Ini!


Bila Anda Bingung Gunakan Tombol TAB

Silakan Pasang Link Anda Di Bawah Ini Dan Jangan Lupa Pasang Balik Link saya.
Thanks,
Recent Comment And Contact Us
foxyform.com
 
Selamat datang di Rendy'site | Terimah kasih atas kunjungannya. Tanbahkan komentar dan saran anda untuk perubahan yang lebih baik pada blog ini !